Sekapur barus


Ilham fadlil aripin




Assalamualaikum Wr.Wb.
Hai sobat bloger, gimana kabar nya?? Kita sama-sama berdoa agar senantiasa berada dalam Lindungan Allah SWT.
Ok langsung saja, ke inti smasalah* What?? . Sejuta cerita. Oh iya sampai lupa, perkenalkan nama saya Ilham fadlil aripin, bisa di panggil Ilham atau Fadlil. Abang juga boleh,*Ngarep. Tapi jika di kampung biasanya dipanggil Ifan, entah kenapa awalnya akan tetapi jika di teliti lebih lanjut dan ditanyakan kesana kemari sampai ke nenek moyang*Lebay. Katanya Ifan itu singkatan dari Ilham fadlil aripin, dulu anak-anak sebaya saya susah melapalkan nama Ilham, jadi dengan bijak ayah saya menyingkat nama saya menjadi Ifan.

Menurut orang-orang luar ciamis, kota ini di kenal dengan kota pensiunan. Kenapa? Yah tidak lain dan tidak bukan karena kota ini begitu tenang. Berbeda dengan kota-kota lain seperti Tasik atau Banjar dan Pangandaran. Di ciamis tidak banyak berdiri industri-industri menjadikan kota ini begitu tenang.
Pukul dua belas tepat tengah malam tanggal dua puluh satu mei 1996 aku lahir dengan keadaan sehat walafiat. Dari seorang ibu bernama tati suarti dan ayah dede nuzuludin. Aku tinggal di sebuah kampung yang asri nan indah, tempat aku bermain sejak kecil sampai dewasa kini. Terletak di sebuah dusun di kecamatan ciamis. Kampung yang tenang dan sepi, gunung membendung, leuweung nu ngagaleng, sawah ngalayah, jeung lembur nu singkur. Tempat pertama aku menjerit dengan tangisan yang keras. Tepatnya desa sindangrasa kampung sirnarasa atau kalau dahulu bisa di sebut Bojong kalong.
Saya duduk di Semster Lima sebuah Institut agama islam terkenal di jawabarat *Ciee... . Institut agama Islam darussalam, mengambil jurusan Tarbiah (Pendidikan Agama islam) *Calon guru nih. Sehari-hari jika tidak kuliah mengisi dengan berbagai kegiatan selebihnya bantu-bantu di sebuah sekolah yang berada dekat dengan kampungku. Apa saja aku lakukan untuk memenuhi waktu ku agar tidak terbuang percuma.
Tentang Hobi saya banyak banget. Nggak terhitung deh jika harus di daftar di sini. Yang pasti ada beberapa Hoby yang memang rutin saya geluti. Pertama bermain bola. Meskipun sekarang hanya berlatih antar kampung akan tetapi dahulu saya sangat kebelet ingin menjadi pemain bola yang propesional. Seperti Ronaldo, mesii dan yang lain nya. Bermain di klub besar seperti manchester United atau Liverpool dengan gaji yang selangit. Berbicara sepak bola saya mempunyai klub dan pemain faporit yaitu Mesut Ozil dari jerman dan bermain di Arsenal kemudian Zidane *sekarang sudah pensiun dan melatih real madrid. Dan klub yang aku sukai tentunya Real Madrid, aku lupa sejak kapan menyukainya. Yang penting saat aku mulai deawasa lambat laun aku mulai menyukai klub sepak bola ini. Kedua. Aku senang sekali menggambar, hoby yang sudah mendarah daging. Biasanya iseng-iseng aja gambar-gambar orang di kertas atau melukis wajah, yah meskipun hasil nya payah akan tetapi aku selalu puas dengan apa yang aku gambar. Ketiga hoby saya yaitu menulis, menulis apapun mulai dari cerpen kemudian novel puisi dan apapun aku selalu menulisnya. Dan banyak lagi hobi yang aku senangi namun tidak cukup jika harus membahas di sini.
Aku pernah berangan-angan ketika kecil sambil menatap ke langit ingin rasanya aku terbang ke sana kemudian di hempaskan ke dinginnya langit malam. Cita-cita ku penuh sesak, banyak sekali yang ingin aku capai. Pertama memberangkatkan mamah dan bapa ibadah haji, kedua menghafal alqur’an kemudian menjadi qori kemudian menjadi guru kelas kemudian menjadi ustadz kemudian menjadi astronot kemudian menjadi penyanyi kemudian menjadi pemain bola kemudian menjadi penulis dan kemudian kemudian yang lain nya.
Aku ingin menikah di usia dua puluh tujuh tahun dengan perempuan yang solehah, cantik dan nggak bosen di pandang. Pingin nya beda umur yang jauh yah sekitar sepuluh tahunan *ngayal . ada sebabnya sih pertama agar ketika aku sudah tua kan istri kita masih muda gitu *lempar batu. Pengen punya anak enam, dua laki-laki dan empat perempuan. Kalau bisa anak pertama pengen nya kembar perempuan. Hidup sederhana serba kecukupan sampai tua dan ajal menjelang. Okeh yang terakhir aku hidup di sebuah keluarga harmonis , ayah yang baik dan ibu yang cerewet. Keluarga ini monoton sekali, akan tetapi itu yang selalu saya rindukan ketika pulang ke rumah. Saya mempunyai kaka perempuan bernama Lilis fitriani nur azizah yang bekerja di sebuah bank di bandung dan adik perempuan lusianeu zakiatul munawaroh yang masih duduk di kelas dua tsanawiyah.
Yah mungkin sekian perkenalan saya, cukup panjang yah... ha.. nikmatin aja hidup ini jangan di bawa susah.
Ok see you good bay, sampai berjumpa lagi.
Assalamualaikum Wr.Wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DRAMA SIKSA KUBUR

PERMAINAN TRADISIONAL DARI BUDAYA MENJADI KARAKTER